... #Darwis Sang Pencerah
Saya menonton film #Darwis Sang Pencerah & pengen ngobrolin sedikit saja, sekenanya. Beberapa mungkin penilaian subyektif saya sbg penonton.
Kalau saya @HanungBramantyo atau @captainugros, saya tak akan kasih judul Sang Pencerah, tapi #Darwis. Mengapa?
Film Sang Pencerah punya beban psikologis berupa biografi Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah. Film ini tak boleh semata2 hiburan. #Darwis
Fakta Ahmad Dahlan ternyata bernama asli Muhammad #Darwis adalah sangat menarik. Seperti Abdurrahman Wahid yg ternyata Abdurrahman Ad Dakhil.
Judul #Darwis sgt menjawab kebutuhan biografi dlm film ini. Dan, film ini sah berbicara "Tentang Ahmad Dahlan", bukan tentang Muhammadiyah.
Di poster film tertulis judul "Sang Pencerah, film Tentang Ahmad Dahlan". Seharusnya tak ada beban biografi Muhammadiyah di sini. #Darwis
Saya memberi nilai 8 pada sinematografi film ini. Namun, saya merasa perlu cermat memelototi isu yg diangkat. #Darwis
Film dibuka dg judgement pengikut aliran Syekh Siti Jenar yg sesat -- yg pertahankan ritual sesaji shg ajaran Islam terbelok. #Darwis
Padahal, setahu saya, mistisisme Siti Jenar ga ada hubungann dg sesaji & arwah2. Dia ajarkan mistisisme yg langsung ke Tuhan. #Darwis
Mistisisme Siti Jenar mirip2 dg Al Hallaj. "Siti Jenar ora ono, sing ono Allah. Allah ora ono, sing ono Siti Jenar." Ga ada sesaji2! #Darwis
Sesaji justru dibawa oleh Sunan Kalijaga ketika ia memasukkan Islam dalam masyarakat Hindu. Terjadi kawin-mawin budaya di situ. #Darwis
Sesaji, mantra, wayang, gamelan, dsb yg berbau Hindu dibawa oleh Kalijaga. So, judgement thd Siti Jenar terasa salah alamat. #Darwis
Kyai Penghulu, Ki Lurah Jamaah, Khatib Masjid Gede tinggal di Kauman di sekitar keraton. Mereka lebih ke Kalijaga, bukan Jenar. #Darwis
Sampai sekarang pun masih ada 2 kyai di kalangan keraton: kyai Kauman & kyai Hindu. Sebab, keraton memang tak lepas Hinduism. #darwis
Terjadi simplifikasi yg memprihatinkan pd isu sesaji di film ini. Mosok sesaji "hanya dicolong"? That's it! Ga ada adegannya lagi. #darwis
Pdhl sesaji menjadi isu penting selain Yasinan&Tahlilan dan Kiblat -- di samping isu utama: pendirian Muhammadiyah. #darwis
Isu Yasinan&Tahlilan yg seolah jadi isu abadi antara NU & Muhammadiyah juga diangkat di sini -- zonder adegan Yasinan&Tahlilan. #darwis
Ya. Betul2 tidak ada adegan Yasinan&Tahlilan di film ini! Pdhl, Ahmad Dahlan diadili salah satunya karena melarang Yasinan&Tahlilan. #darwis
Ada kejutan di adegan Ahmad Dahlan pulang dari Makkah membawa biola. Kelak, di adegan berikutnya biola menjadi senjata yg vital. #darwis
Kenapa saya sebut senjata vital? Karena @HanungBramantyo @captainugros menempatkan biola sbg ruh terpenting film ini. #darwis
Saya yakin @HanungBramantyo @captainugros tak berani bermain2 sejarah soal fakta benar tidaknya Ahmad Dahlan (bisa) bermain biola. #darwis
So, anggaplah Ahmad Dahlan memang (bisa) bermain biola. Lalu, mengapa saya menyebutnya sbg ruh terpenting dlm film ini? #darwis
Sebab, santri bertanya,"Apakah agama itu, Kyai?" dan Ahmad Dahlan menjawab dg memainkan biola. Ini adegan yg sgt vital & sensitif. #darwis
Jawaban seorang ulama tentang pertanyaan "Apakah agama itu?" adalah jawaban yg sangat penting yg meletakkan fundamen film ini! #darwis
Pertanyaanku: benarkah jawaban Ahmad Dahlan yg dg memainkan biola adl KUTIPAN ASLI dari rekam sejarah/biografinya? Atau fiksimini? #darwis
Kalo memang benar permainan biola berjudul "Apakah Agama Itu?" sesuai kutipan aslinya, WOW! Kalo ternyata cuma rekaan: WADOOOWW!!! #darwis
Selebihnya, Ahmad Dahlan berkata,"Agama hakikatnya seperti musik. Menentramkan, bla-bla-bla..." Tapi, itu pun tak tecermin di film. #darwis
Knapa saya sebut tak tecermin? Lha di sepanjang fim, tak ada adegan yg menunjukkan Ahmad Dahlan & pengikutnya tentram. Mereka gusar! #darwis
So, teori Ahmad Dahlan bahwa "agama hakikatnya seperti musik yg menentramkan" justru dibantah sendiri oleh naskah/adegan berikutnya. #darwis
Dan, saya tidak diberitahu oleh sang pembuat film tentang bagaimana Ahmad Dahlan tiba2 bisa main biola. Apakah belajar di kapal? #darwis
Soal Yasinan&Tahlilan, saya ga tahu sejak kapan tradisi ini muncul. Tapi kok saya ga yakin Yasinan&Tahlilan ada sejak era Kalijaga. #darwis
Kalo Yasinan&Tahlilan dikaitkan dg Nyekar/Nyadran/Ziarah Kubur, beda lagi ceritanya. Nyadran dari kata Saddra: berhubungan dg arwah. #darwis
Saddra adl bahasa Sanskrit. So, ziarah kubur adl peninggalan Hindu/Buddha/Jawa. Ga ada urusan dg Kalijaga atau Jenar. #darwis
Ziarah jd ada urusannya dg Kalijaga saat Islam dibawa masuk&harus kawin-mawin dg budaya lokal. But, it had nothing to do with Jenar! #darwis
Persoalan lain film ini adl kedangkalannya. Isu hanya diangkat di permukaan, dialog penyelesaiannya pun cenderung searah. #darwis
Sesaji jika dikupas sbg warisan ajaran Kalijaga, wuih bagus banget nilai2 kearifan lokalnya. Tapi film ini terlanjur menuduh Jenar. #darwis
Tapi, ya itu tadi: terjadi simplifikasi. Cuma dikasih adegan: "anak mau nikah, saya ga punya duit, bolehkah tanpa slametan/sesaji?" #darwis
"Saya mau Yasinan&Tahlilan, tapi gak punya duit, bolehkah ga usah Yasinan&Tahlilan?" Ini simplifikasi yg na'udzu billahi min dzalik! #darwis
Seolah2 sesaji, Yasinan, dan Tahlilan cuma soal duit. Punya duit, laksanaken. Ga punya duit, gak usah gak apa2. Where is the value? #darwis
Mengapa film ini cenderung menuduh Siti Jenar? Saya menduga, karena pembuat film tak mau ada gesekan NU-Muhammadiyah. #darwis
Kenapa ga mau ada gesekan NU-Muhammadiyah? Ya karena film ini lebih "Tentang Muhammadiyah" drpd "Tentang Ahmad Dahlan". #darwis
Kalo yg dituduh adalah Sunan Kalijaga, wah bahaya. Sunan yg satu ini sangat dihormati NU. So, Siti Jenar-lah yg jadi kambing hitam. #darwis
Coba seandainya dijuduli #Darwis, edisi bahasa Inggris-nya bisa jadi The Dervish. Wuih, sufistik sekali! Bisa jauh lebih keyyyeeen :))
Nah, kalau pun Ahmad Dahlan memerangi mereka yg masih beritual sesaji, salah alamat jika yg diperangi kaum-nya Islam Penghulu. #darwis
Mereka yg masih beritual sesaji bukan dari golongan santri, apalagi santri Kauman, melainkan dari golongan ABANGAN. Mostly: Kejawen. #darwis
So, film ini seharusnya Ahmad Dahlan vs Abangan (+Islam Yasinan&Tahlilan). Tapi saya samasekali tak melihat ada kaum abangan di sini #darwis
Konflik dibangun & mendapat porsi yg paling besar pada isu Kiblat. Thd hal ini, saya rasa tak perlu dikritisi karena sudah sip :) #darwis
@hanungbramantyo: @candramalik terima kasih buat note2 Sang Pencerah. Sbnrnya pengen njawab. Tp kok kayaknya ndak afdol ya? Hehe ...
@candramalik: @Hanungbramantyo jangan dijawab, Mas. Ndak afdol. Hehe. Lha wong cuma tweets-nya orang ndak ngerti film & belum ngantuk, Mas :)
Selebihnya, tentang perobohan Langgar Kidoel, gesekan2 soal "Kyai Kafir", dan gesekan "keluarga" cukuplah mewarnai film ini. #darwis
Film ini membubuhkan "Tentang Ahmad Dahlan" namun seingat saya tak ada kata "based on true story/berdasar kisah nyata". Benarkah? #darwis
Jika saya yg luput melihat, mohon maaf. Tapi, jika memang tak ada penegasan "based on true story/berdasar kisah nyata", ya wassalam. #darwis
Maka, saya memahami film ini (hanya) sebagai sebuah versi "Tentang Ahmad Dahlan" -- meski saya meragukan riset & dokumennya. #darwis
Mengapa mostly anggap film ini bagus? Mengapa disebut perjuangkan perbedaan pendapat & kebebasan beragama? Ya karena dapet konteks. #darwis
Saya rasa film ini harus membayar mahal pada Ahmadiyah. Sebab, ia mendapat konteks -- menjadi kontekstual -- karena isu Ahmadiyah. #darwis
Jika tak ada isu Ahmadiyah, saya agak susah mencarikan konteks bagi film ini. Sebab, Muhammadiyah pun sdg tak ada isu hangat. #darwis
Penyerangan masjid, pelarangan ibadah, pengkafiran sesama Muslim, sdg terjadi thd Ahmadiyah. Dari situlah film ini dapet konteks. #darwis
#darwis RT @zaskiadyamecca: Klo pak Raam Punjabi sekritis mas @candramalik pasti filmnya ga akan sedangkal itu,sayang yg punya duit beliau:)
Sebetulnya mau ngobrolin soal Mr P di film ini. Tapi, saya bisa terlalu spoil nanti. [Didn't I? *disaplak*] #darwis
Anyway, congratz Sang Pencerah :)
by @candramalik
@candramalik Locked. I got it. #darwis RT @hanungbramantyo: Saya akui tulisan sampean bener. Dan nuwon sudah memperhatikan se-detil itu :)
